Wednesday, February 17, 2010

Abadi Soesman: Nggak Semua Band Seniman

Dalam dunia sekarang ini, tampaknya hampir semua topik terbuka untuk diperdebatkan. Sementara aku sedang mengumpulkan fakta-fakta untuk artikel ini, saya cukup terkejut menemukan beberapa masalah saya kira diselesaikan sebenarnya masih dibahas secara terbuka.
Pemain keyboard band God Bless, Abadi Soesman, memberikan komentar mengenai makin banyaknya band baru yang menjamur. Abadi menilai kalau sebagian band-band tersebut tidak bisa disebut sebagai seniman.

"Banyak band di jakarta, tapi nggak semua seniman kan. Kalau untuk main-main dan hura-hura itu banyak," cetusnya ketika ditemui detikhot usai Konser The Beatles Forever di Hotel Ritz Carlton, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Abadi menilai sebagian band zaman sekarang tidak menguasai alat musik yang mereka mainkan. Ditambah musik yang dihasilkan band-band tersebut juga tidak berkualitas.

Lihat berapa banyak Anda dapat mempelajari tentang astaga.com lifestyle on the net ketika Anda mengambil sedikit waktu untuk membaca sebuah artikel diteliti baik? Jangan lewatkan pada seluruh informasi yang besar ini.

Salah satu contohnya maraknya dugaan plagiat atau penggunaan bahasa yang kurang pantas dalam lirik-lirik lagu band-band itu.

Pria kelahiran 3 Januari 1949 itu mengaku heran kalau band-band yang tidak berkualitas malah laris manis di pasaran. "Nggak bisa main piano justru banyak dapat job. Malah justru yang seniman itu susah dapat job karena dia nggak mahir lobi," imbuhnya.

Namun Abadi tidak menyebutkan band-band apa saja yang dinilainya bukan seniman. Abadi pun memberikan saran kepada band-band baru untuk lebih mau belajar bermain musik yang berkualitas.

"Jangan silau dengan ketenaran, mereka harus belajar musik kalau niat jadi musisi," tandasnya.

Luangkan waktu untuk mempertimbangkan poin diuraikan di atas. Apa yang Anda pelajari dapat membantu Anda mengatasi keraguan Anda untuk mengambil tindakan.

No comments:

Post a Comment