JAKARTA, KOMPAS.com " Afgan Syah Reza kini sedang melakukan survei dan mencari tempat tinggal dalam rangka melanjutkan kuliahnya di Australia atau Aussie. "Aku masih nyari tempat kos yang enak. Terus, tanya-tanya juga sama teman kondisi di sana bagaimana, cuacanya juga. Pokoknya, doain saja ya, semoga semuanya berjalan lancar," cerita Afgan ketika ditemui di Studio Penta SCTV, Jakarta Barat, Selasa (1/6/2010). Jika Anda menemukan diri Anda bingung dengan apa yang Anda telah membaca hingga saat ini, jangan putus asa. Semuanya harus jelas pada saat Anda selesai.
Oktober 2010, Afgan yang saat ini telah terdaftar sebagai mahasiswa Monash College Jakarta akan melanjutkan kuliahnya di Monash University Melbourne, Australia, untuk mendalami ilmu bisnis. Kendati nanti berkuliah di luar negeri, ia tidak khawatir karier musiknya akan meredup. Pasalnya, sambil berkuliah di sana, ia tetap akan melakoni karier musiknya di Tanah Air. "Kan aku juga tidak sepenuhnya meninggalkan Indonesia. Nanti aku akan bolak-balik Aussie dan Indonesia," papar Afgan. Pelantun "Sadis", "Terima Kasih Cinta", dan "Bukan Cinta Biasa" ini menganggap, pendidikan yang akan dienyamnya sangat penting karena bisa mendukung bakatnya dalam berbisnis. Untuk masuk ke Monash University, ia harus melewati serangkaian ujian. Tak heran bila ia merasa deg-degan. "Hasilnya sih belum keluar. Yang pasti deg-deganlah. Kan ujian itu juga memengaruhiku bisa ke Aussie atau tidak. Yang penting, usahaku sudah maksimal," tandasnya. (ANI)
Oktober 2010, Afgan yang saat ini telah terdaftar sebagai mahasiswa Monash College Jakarta akan melanjutkan kuliahnya di Monash University Melbourne, Australia, untuk mendalami ilmu bisnis. Kendati nanti berkuliah di luar negeri, ia tidak khawatir karier musiknya akan meredup. Pasalnya, sambil berkuliah di sana, ia tetap akan melakoni karier musiknya di Tanah Air. "Kan aku juga tidak sepenuhnya meninggalkan Indonesia. Nanti aku akan bolak-balik Aussie dan Indonesia," papar Afgan. Pelantun "Sadis", "Terima Kasih Cinta", dan "Bukan Cinta Biasa" ini menganggap, pendidikan yang akan dienyamnya sangat penting karena bisa mendukung bakatnya dalam berbisnis. Untuk masuk ke Monash University, ia harus melewati serangkaian ujian. Tak heran bila ia merasa deg-degan. "Hasilnya sih belum keluar. Yang pasti deg-deganlah. Kan ujian itu juga memengaruhiku bisa ke Aussie atau tidak. Yang penting, usahaku sudah maksimal," tandasnya. (ANI)
No comments:
Post a Comment