Dewi Persik pernah ditawari untuk dicalonkan menjadi wakil bupati di sebuah daerah. Dewi pun sempat ditawari uang ratusan juta agar bersedia dipasangkan dengan salah satu kandidat bupati. Namun DP, sapaan akrab Dewi, enggan menyebutkan daerah asal calon bupati yang menawarkan dirinya uang. Saat itu DP hanya ingin dijadikan 'boneka' oleh salah satu calon bupati dengan harapan bisa meraup banyak suara dari ketenaran pemilik goyang gergaji itu. Sekarang kita telah membahas aspek-aspek dari berita terbaru, mari kita berpaling pada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan.
"Kalau memakai Dewi Persik, terus saya ditawari uang ratusan juta, dan saya harus ada di belakang. Banyak sekali yang mencalonkan," kata bintang film 'Tali Pocong Perawan' itu saat berbincang dengan detikhot via ponselnya, Rabu (14/4/2010). Kalau memang haus akan harta, pasti DP akan menerima tawaran itu. Hanya saja, lanjut DP, kalau pun dipercaya memimpin daerah, janda Aldi Taher itu ingin dipilih karena mempunyai kemampuan. "Kalau karena ingin uangnya, saya pasti ambil. Tapi kan itu nggak baik, saya ingin maju karena mampu dan bisa," jelas Dewi.
"Kalau memakai Dewi Persik, terus saya ditawari uang ratusan juta, dan saya harus ada di belakang. Banyak sekali yang mencalonkan," kata bintang film 'Tali Pocong Perawan' itu saat berbincang dengan detikhot via ponselnya, Rabu (14/4/2010). Kalau memang haus akan harta, pasti DP akan menerima tawaran itu. Hanya saja, lanjut DP, kalau pun dipercaya memimpin daerah, janda Aldi Taher itu ingin dipilih karena mempunyai kemampuan. "Kalau karena ingin uangnya, saya pasti ambil. Tapi kan itu nggak baik, saya ingin maju karena mampu dan bisa," jelas Dewi.
No comments:
Post a Comment