Semarang (ANTARA) - Musisi senior Iwan Fals tampil memukau menyanyikan lima lagu dalam rangkaian acara penutup tahap pertama program "Djarum Trees For Life" di Desa Wonosalam, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Kamis. Lima lagu yang dinyanyikan tersebut terdiri dari tiga lagu baru bertema lingkungan dengan judul "Hutanku", "Pohon Kehidupan", "Siram Tanam", sedangkan dua lagu lainnya merupakan lagu lama yang berjudul "Bento", dan "Bongkar". Saat Iwan Fals menyanyikan lagu "Siram Tanam", ia turun dari panggung dan mengajak puluhan penonton yang memadati lokasi diselenggarakan acara tersebut untuk berjoget bersama ditengah guyuran hujan deras. Ajakan itupun disambut cukup antusias oleh para penggemar Iwan Fals yang menamakan diri "Orang Indonesia" tersebut dengan ikut berjoget dan bernyanyi penuh semangat. Diatas panggung, Iwan Fals mengaku senang bisa menghibur masyarakat sekitar lokasi penanaman pohon Trembesi dalam rangkaian kegiatan "Djarum Trees For Life" yang merupakan bagian dari program Djarum Bakti Lingkungan. Musisi kawakan yang bernama asli Virgiawan Listanto tersebut juga mengajak masyarakat agar ikut melakukan penghijauan di lingkungan terdekat dan merawat pohon-pohon yang telah ditanam. Pikirkan tentang apa yang telah Anda baca sejauh ini. Apakah itu memperkuat apa yang telah Anda ketahui tentang berita terbaru? Atau ada sesuatu yang sama sekali baru? Bagaimana dengan sisa paragraf?
Selain Iwan Fals, dalam acara tersebut juga hadir tiga atlet bulu tangkis Indonesia yang telah mendunia yaitu Alan Budi Kusuma, Susi Susanti, dan Haryanto Arbi. Susi Susanti yang mewakili kedua rekannya, mengatakan bahwa saat ini masyarakat memerlukan lingkungan yang bersih untuk kelangsungan hidup karena udara yang ada sudah tercemari berbagai polusi. "Udara yang kotor dapat mengganggu kesehatan, dan salah satu cara untuk mengembalikan udara menjadi bersih adalah dengan melakukan penghijauan dengan penanaman pohon," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PT Djarum, FX Supanji, mengungkapkan bahwa pada hari ini tepat 2.767 Pohon Trembesi sudah ditanam di sepanjang turus jalan Semarang-Kudus, Jawa Tengah, yang diselenggarakan sejak bulan Januari 2010. "Kegiatan penanaman ribuan Pohon Trembesi ini merupakan wujud kepedulian PT Djarum terhadap pelestarian lingkungan Indonesia," katanya. Diharapkan seluruh Pohon Trembesi yang telah ditanam dalam program ini dapat memberikan keteduhan serta dapat mengatasi pemanasan global. Menurut dia, Pohon Trembesi dewasa dapat menyerap karbondioksida (CO2) sebanyak 78,826,296 kilogram per tahun. "Sehingga penanaman satu Pohon Trembesi akan sangat berarti bagi pelestarian lingkungan, apalagi jika seluruh masyarakat ikut ambil bagian didalamnya," ujar Supanji.
Selain Iwan Fals, dalam acara tersebut juga hadir tiga atlet bulu tangkis Indonesia yang telah mendunia yaitu Alan Budi Kusuma, Susi Susanti, dan Haryanto Arbi. Susi Susanti yang mewakili kedua rekannya, mengatakan bahwa saat ini masyarakat memerlukan lingkungan yang bersih untuk kelangsungan hidup karena udara yang ada sudah tercemari berbagai polusi. "Udara yang kotor dapat mengganggu kesehatan, dan salah satu cara untuk mengembalikan udara menjadi bersih adalah dengan melakukan penghijauan dengan penanaman pohon," ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PT Djarum, FX Supanji, mengungkapkan bahwa pada hari ini tepat 2.767 Pohon Trembesi sudah ditanam di sepanjang turus jalan Semarang-Kudus, Jawa Tengah, yang diselenggarakan sejak bulan Januari 2010. "Kegiatan penanaman ribuan Pohon Trembesi ini merupakan wujud kepedulian PT Djarum terhadap pelestarian lingkungan Indonesia," katanya. Diharapkan seluruh Pohon Trembesi yang telah ditanam dalam program ini dapat memberikan keteduhan serta dapat mengatasi pemanasan global. Menurut dia, Pohon Trembesi dewasa dapat menyerap karbondioksida (CO2) sebanyak 78,826,296 kilogram per tahun. "Sehingga penanaman satu Pohon Trembesi akan sangat berarti bagi pelestarian lingkungan, apalagi jika seluruh masyarakat ikut ambil bagian didalamnya," ujar Supanji.
No comments:
Post a Comment