Wednesday, May 5, 2010

"Anak Presiden" Dedikasikan Pialanya buat Mama

Ketika Anda belajar mengenai sesuatu yang baru, mudah untuk merasa kewalahan oleh jumlah semata-mata informasi yang relevan yang tersedia. Artikel informatif ini akan membantu Anda berfokus pada titik pusat.
JAKARTA, KOMPAS.com " Seperti ketiban durian runtuh, itulah yang dirasakan presenter sekaligus bintang film Tika Putri. Ia diganjar penghargaan Pemeran Utama Wanita Terfavorit untuk aktingnya sebagai anak presiden dalam film Queen Bee pada ajang Indonesian Movie Awards 2010.

"Ini (penghargaan) pertama kali dan alhamdulillah bisa dibawa pulang," ujar Tika seusai menerima piala penghargaan di JITECH Mangga Dua, Jakarta Utara, Rabu (5/5/2010).

Tika mengaku tak mengira bahwa ia akan membawa pulang piala IMA 2010 berbentuk rol film itu. Hal ini dirasakan terlebih ketika ia harus bersaing dengan para nomine lainnya. Sebut saja, Atiqah Hasiholan, yang tampil dalam film Jamila dan Sang Presiden, Aty Kanser (Emak Ingin Naik Haji), Fanny Fabrina (Hari Untuk Amanda), dan Leony VH (Identitas).

Informasi tentang berita terbaru disajikan di sini akan melakukan salah satu dari dua hal: baik itu akan memperkuat apa yang anda ketahui tentang berita terbaru atau akan mengajari Anda sesuatu yang baru. Keduanya hasil yang baik.

"Speechless karena aku enggak kepikiran bisa menang. Masuk nominasi aja aku sudah alhamdulillah. Tapi begitu aku menang, puji Tuhan, terima kasih banget akhirnya bisa menang," ungkapnya.

Menurut Tika, kemenangan tersebut menuntutnya untuk bertanggung jawab atas kariernya. "Aku enggak pernah obses. Tapi kalau aku dikasih sama Tuhan, berarti aku dikasih beban bahwa kualitas aku harus lebih bagus di mata masyarakat sebagai yang terfavorit. Ini menjadi semangat baru buat aku," jabar Tika.

Lantas untuk siapakah piala tersebut akan didedikasikan Tika? "Ini jujur buat mama dan manajer aku yang sangat berarti banget dalam karier aku sejak awal, yang mendukung aku di karier entertainment," pungkasnya. (FAN)

 

Jangan membatasi diri Anda sendiri dengan menolak untuk mempelajari rincian tentang berita terbaru. Semakin banyak Anda tahu, akan lebih mudah untuk berfokus pada apa yang penting.

No comments:

Post a Comment